Palangka Raya – Senin, 8 Juli 2024, tepat pukul 10.00 WIB, di Ruang Lembaga Penjamin Mutu dilaksanakan Rapat yang mengadendakan “Penyamaan Persepsi Pelaksanaan Audit Mutu Internal IAKN Palangka Raya Tahun 2024”.
Peserta yang ikut dalam Rapat ini adalah:
1. Dr. Maidiantius Tanyid, M.Th
2. Dr. Prasetiawati, M.Th
3. Oktani Haloho, M.Sc
4. Frisca Aries BR Lumban Tobing, S.Pd., M.Sn
5. Yudeniririn Kunanto, S.IP., M.Si
6. Rina Teriasi, S.Th.,M.Si
7. Deniel Marcho Eli Katparu, S.T
8. Novita Erianti, S.T
9. Erick Kristianson, M.Pd
10. I Gusti Ayu Aldyth Alodia, S.Kom
11. Chris Apandie. M.Pd
12. Rayinico, S.Pd
13. Fitrisiswanty, S.E., M.Si
14. Remi Anggela, S.Pd.K

Kegiatan diawali dengan memanjatkan Doa yang dibawakan oleh Rina Teriasi, S.Th.,M.Si. Selanjutnya langsung Arahan oleh Ketua LPM, Dr. Maidiantius Tanyid, M.Th.
“Hari ini kita melaksanakan rapat persamaan persepsi untuk melaksanakan AMI. Baik para auditor yang melaksanakan audit dan tim pelaksana yang juga terlibat di dalamnya. Pelaksanaan AMI masih punya hubungan dan keterkaitan dengan pelaksanaan AMI yang tahun lalu. Misi untuk melaksanakan AMI bahwa kita tidak menjadi polisi, melainkan menjadi sahabat untuk kita bisa bersama-sama menemukan apa masalah yang ada di lapangan dan apa solusinya. Sehingga kita bisa step by step untuk menaikkan mutu PT kita.
Memang cukup berat, apalagi auditor kita hanya berjumlah 5 orang. Tetapi mau tidak mau harus kita jalankan. Bukan hanya sekedar menjalankan, melihat item-item apa yang perlu kita gali, lihat dan lengkapi. Melainkan untuk meningkatkan mutu kita.
Pelaksanaan AMI merupakan salah satu persyaratan untuk mencapai akreditasi yang unggul. Oleh sebab itu, kami mohon kerja sama kita semua baik di LPM, para auditor serta rekan-rekan yang ada di fakultas/prodi untuk bersama-sama menaikkan mutu Perguruan Tinggi”, Ucap Maidiantius disela-sela arahannya.
“Saya berharap bahwa kita bisa bekerjasama untuk melaksanakan dan mensukseskan AMI, khususnya untuk pencapaian Perguruan Tinggi ke Unggul”, tambahnya.

Oktani Haloho, M.Sc, dalam paparannya menyampaikan Ruang lingkup AMI tahun 2024 terkait apa yang harus dipersiapkan bagi Prodi yang belum akreditasi maupun peningkatan bagi yang belum terakreditasi.
“Untuk prodi yang belum diakreditasi, akan menindaklajuti hasil AMI tahun sebelumnya dan ruang lingkup akreditasi yang berupa matriks penilaian dari BAN-PT. Karena kita membuat persepsi, AMI ini adalah membantu prodi dalam menyiapkan proses AL”, terangnya.
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen, Prasetiawati, M.Th dalam kesempatan ini memberikan tanggapan terkait penjadwalan kegiatan dan pembuatan flayer.
“Jadwal untuk auditor sebaiknya dibuat berimbang. Begitu juga dengan Pelaksanaan kegiatan sesuai jadwal namun tetap akan ada penyesuian terutama dengan jadwal pimpinan. Saran saya, untuk flayer atau spanduk sebaiknya bukan hanya logo IAKN tapi juga menambahkan logo Kemenag, Flayer sebaiknya dibuat perprodi.
Mengakhiri kegiatan, Doa penutup dibawakan oleh Chris Apandie, M.Pd.
Humas
Loreedo 16/07/2024
#KementerianSemuaAgama
#ditjenbimaskristenkemenagri
#TransformasiLayananKemenag
#MakinDigitalMenjangkauUmat
#SahabatReligi
#humas_iakn_pky
#kampus_ungu_unggul
#GCK_IAKN_PKY
#bemfisikk_iaknpky
#fkipk_iaknpky
#bemfskk_iaknpky
