Palangka Raya β Sebanyak 50 mahasiswa dari Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya mengikuti perkuliahan luar kampus yang inspiratif di Museum Balanga, Jumat pagi (6/6/2025). Kegiatan ini melibatkan 39 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan 11 mahasiswa dari Program Studi Psikologi, yang berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK) serta Fakultas Sosial dan Keagamaan Kristen (FSKK).
Perkuliahan ini merupakan bagian dari mata kuliah Pendidikan Agama Kristen dalam Masyarakat Majemuk dan Teologi Kontekstual yang diampu oleh Dr. Kalip, M.Pd.K.
Pemilihan Museum Balanga sebagai lokasi belajar bertujuan untuk memberikan pengalaman kontekstual secara langsung, yang menghubungkan teori perkuliahan dengan realitas sosial dan budaya di Kalimantan Tengah.
Dr. Kalip menjelaskan bahwa kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk menghidupkan pemahaman tentang pendidikan agama dan teologi Kristen dengan melihat, merasakan, serta mendialogkan kekayaan budaya lokal dan kearifan masyarakat Dayak. Mahasiswa diajak untuk merefleksikan bagaimana iman Kristen dapat berdialog secara relevan dan menghargai keberagaman dalam konteks masyarakat majemuk di Kalimantan Tengah.
βKita ingin mahasiswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga dari lingkungan dan budaya sekitar. Museum Balanga menjadi ruang yang tepat untuk itu,β ujar Dr. Kalip.
Dengan mengamati langsung artefak budaya dan sejarah lokal, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan perspektif yang lebih inklusif dan kontekstual. Kegiatan ini juga dinilai efektif dalam membumikan teori-teori yang dipelajari di kelas, khususnya dalam merancang pendidikan agama Kristen yang relevan di tengah dinamika masyarakat multikultural seperti Palangka Raya dan sekitarnya.
Humas 07/06/2025
ποΈπ₯οΈ Lore
π·πKalip
ποΈ Dabukke
