Palangka Raya, 08 Desember 2025 — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran ekologis melalui kegiatan FKIPK Green Talk 2025 bertema “Less Waste, More Impact: Cerdas Literasi, Bijak Beraksi – Penerapan Gaya Hidup 5R di Lingkungan Kampus”, yang diselenggarakan pada Senin, 8 Desember 2025, pukul 08.30–12.30 WIB.
Kegiatan dibuka secara khidmat melalui rangkaian acara yang dipandu oleh Bapak Agustiman selaku MC sekaligus sebagai Moderator, diawali dengan doa pembuka oleh Bapak Kalip, serta dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars IAKN Palangka Raya dengan dirigen Ratih Susilowati.
Ketua panitia, Fernando Pongoh, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi program strategis pemerintah.
“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengimplementasikan Protas Menteri Agama RI ‘Kemenag Berdampak’ serta Asta Cita SDGs Presiden Republik Indonesia, yaitu Eko Teologi, Kurikulum Cinta, Ketahanan Pangan, dan UMKM,” jelasnya.
Ia juga memaparkan bahwa output kegiatan ini meliputi:.Edukasi dan literasi pendidikan cinta lingkungan; Pembentukan kepedulian terhadap lingkungan; Penguatan kreativitas dan inovasi;
Mewujudkan ketahanan pangan dan UMKM; Penguatan kolaborasi lintas perguruan tinggi dan organisasi; Mewujudkan FKIPK sebagai bagian dari Kampus Berdampak.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur, di antaranya mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan IAKN Palangka Raya, mahasiswa IAHN-TP Palangka Raya, UIN Palangka Raya, PWKI Kota Palangka Raya, Wanita Gereja Kota Palangka Raya, mahasiswa STT Pantekosta Palangka Raya, serta mahasiswa Fakultas Teknik ITSNUKA. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bukti kuatnya semangat kolaborasi dalam menjaga bumi bersama.
Dalam sambutannya, Dekan FKIPK IAKN Palangka Raya, Rina Teriasi, menyampaikan bahwa para narasumber yang dihadirkan merupakan pakar, praktisi, dan akademisi di bidang lingkungan hidup. “Kegiatan ini sangat tepat karena para narasumber akan memberikan ilmu dan gagasan yang sangat bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia tidak hanya disebabkan oleh faktor alam, tetapi juga akibat ulah manusia. Karena itu, melalui kegiatan ini peserta diajak untuk memahami bagaimana seharusnya manusia hidup berdampingan dengan alam secara bijak dan bertanggung jawab.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Biro AUAK, Seska Vonny Langitan, mewakili Rektor IAKN Palangka Raya. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Kita sering mendengar tentang pentingnya menjaga lingkungan, tetapi yang terpenting adalah apa yang benar-benar kita lakukan. Sebagai mahasiswa, mari kita mulai dari hal sederhana, yaitu menjaga kebersihan demi lingkungan yang asri dan tubuh yang sehat,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa cinta lingkungan tidak hanya sekadar program pemerintah, tetapi harus menjadi kebiasaan hidup sehari-hari, termasuk melalui kegiatan Jumat Bersih yang telah diprogramkan di lingkungan kampus.
“Cinta lingkungan hendaknya terpatri dalam kehidupan kita. Lingkungan yang bersih akan mendatangkan berkat kesehatan bagi alam dan bagi kita semua,” pungkasnya.
Pada Sesi I, narasumber Johanna M. Rotinsulu (Koordinator Prodi S3 Ilmu Lingkungan PPS Universitas Palangka Raya) menyampaikan materi bertajuk “Membangun Generasi Hijau: Pendidikan Cinta Lingkungan di Era Krisis Iklim dan Tantangan Ekologis Modern”. Materi ini membuka wawasan peserta tentang pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi krisis iklim global.
Sementara pada Sesi II, narasumber Luh Putu Muliani Handayani (Pembina Yayasan Govinda Saraswati Kalimantan Tengah sekaligus Dosen IAHN-TP Palangka Raya) memaparkan sekaligus mempraktikkan langsung “Pemanfaatan Limbah Daun Kering”, sebagai bentuk nyata penerapan gaya hidup 5R di lingkungan kampus. Kedua sesi dimoderatori oleh Bapak Agustiman dan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab terintegrasi dengan praktik.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat dan plakat kepada para narasumber oleh Dekan FKIPK, doa penutup, serta ramah tamah bersama yang dipandu oleh Ibu Citra Dewi.
Melalui FKIPK Green Talk 2025 ini, FKIPK IAKN Palangka Raya meneguhkan komitmennya untuk terus menanamkan nilai cinta lingkungan, kepedulian ekologis, serta gaya hidup berkelanjutan, demi mewujudkan kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak bagi bumi dan sesama.
Humas 8/12/2025
🖌🖥Flo📷🗞Edw

