Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Pedoman Kurikulum Berbasis Outcome-Based Educatio

(OBE) pada Kamis–Sabtu, 18–20 Desember 2025, bertempat di Ruang Lab Bahasa IAKN Palangka Raya. Kegiatan ini menjadi langkah strategis institusi dalam memperkuat mutu akademik serta mendukung pencapaian akreditasi unggul. FGD dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kelembagaan, dan Kerja  Sama, yang mewakili Rektor IAKN Palangka Raya. Dalam sambutannya disampaikan bahwa penerapan kurikulum berbasis OBE merupakan keniscayaan dalam menjawab  tantangan pendidikan tinggi, khususnya dalam memastikan ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang relevan dengan kebutuhan zaman dan dunia kerja. Pada hari pertama, peserta FGD yang terdiri atas pimpinan institut, pimpinan fakultas, Ketua dan anggota LPM, dosen, serta tim penyusun kurikulum, terlibat aktif dalam diskusi draf Pedoman Kurikulum Berbasis OBE. Diskusi menyoroti berbagai isu strategis, antara lain penguatan profil lulusan, pengukuran CPL, Pendidikan Anti Korupsi dan kurikulum cinta, pendidikan inklusi, serta penguatan pembelajaran student centered learning dan implementasi MBKM. Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional, Prof. Dr. Aceng Hasani, M.Pd., yang memaparkan konsep dan implementasi OBE, urgensi kurikulum berbasis luaran, serta keterkaitannya dengan sistem penjaminan mutu internal dan eksternal. Materi juga menekankan pentingnya enam elemen utama OBE, mulai dari profil lulusan, CPL, kurikulum, pembelajaran, asesmen, hingga evaluasi dan tindak lanjut.

Pada hari kedua, FGD dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Prof. Dr. Slamet Wahyudi, S.T., M.T. dan Dr. Berkat, S.P., M.Si. yang membahas penguatan implementasi kurikulum OBE, pengelolaan pembelajaran berbasis rumpun keilmuan, serta strategi peningkatan mutu program studi menuju akreditasi unggul. Diskusi berlangsung dinamis dengan keterlibatan aktif para dosen dan pimpinan program studi. Hari ketiga difokuskan pada finalisasi Pedoman Kurikulum Institut, penyesuaian CPL program studi, integrasi struktur kurikulum antarprodi, serta finalisasi Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Tahapan ini menjadi bentuk komitmen IAKN Palangka Raya dalam memastikan kurikulum yang disusun memiliki payung kebijakan institusional, selaras dengan standar nasional pendidikan tinggi, serta adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa dan masyarakat.

Melalui kegiatan FGD ini, IAKN Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembaruan kurikulum secara berkelanjutan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter, inklusif, dan berdaya saing. Hasil FGD ini selanjutnya akan menjadi dasar dalam penyusunan regulasi dan implementasi Kurikulum Berbasis OBE di seluruh program studi di lingkungan IAKN Palangka Raya.

Humas 22/12/2025

🖌🖥Flo📷🗞Edw