Jakarta — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya mengikuti Rapat Koordinasi Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang diselenggarakan oleh Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA), Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, pada Selasa, 28 Januari 2026, di Jakarta.
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh perwakilan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) se-Indonesia, termasuk pegawai IAKN Palangka Raya. Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan pemahaman dan pelaksanaan program bantuan pembiayaan pendidikan agar berjalan efektif, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam paparannya, Kepala PUSPENMA, Dr. Ruchman Basori, menyampaikan empat program strategis yang dikelola PUSPENMA, yaitu Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), Program Riset Indonesia Bangkit (RIB), Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, serta Program Indonesia Pintar (PIP) Disdakmenag. Keempat program tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan akses dan mutu pendidikan di lingkungan Kementerian Agama.
Dr. Ruchman Basori berharap seluruh program dapat dilaksanakan secara optimal, transparan, dan berkelanjutan. IAKN Palangka Raya menyatakan komitmennya untuk turut menyukseskan khususnya Program KIP Kuliah, sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, mendukung mahasiswa berprestasi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi.
Melalui sinergi antara PUSPENMA dan perguruan tinggi, Program Beasiswa Indonesia Bangkit dan KIP Kuliah diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pemerataan pendidikan dan penguatan SDM unggul di Indonesia.
Tim Humas IAKN Palangka Raya

