Palangka Raya – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh civitas akademika Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya. Salah satu dosen Program Studi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini (PAUD), Della Cita Van Gobel, berhasil meraih tiga karya terbaik dari 187 karya dalam kegiatan Ajakan Menulis Opini yang diselenggarakan oleh TIMES Indonesia.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Polemik Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia” dan diumumkan pada 7 Maret 2026. Melalui tulisan opininya, Della Cita Van Gobel mampu menghadirkan gagasan yang tajam, reflektif, serta memberikan perspektif akademik terhadap isu yang tengah menjadi perhatian publik.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi bukti kontribusi nyata dosen IAKN Palangka Raya dalam menyumbangkan pemikiran akademik di ruang publik melalui media nasional.
Della Cita Van Gobel dikenal sebagai dosen yang aktif dalam pengembangan literasi dan pendidikan anak usia dini. Keikutsertaannya dalam ajakan menulis opini tersebut menjadi salah satu wujud komitmen akademisi untuk terlibat dalam diskursus publik, khususnya terkait kebijakan dan isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.
Menanggapi capaian tersebut, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK) IAKN Palangka Raya, Rina Teriasi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh salah satu dosen di lingkungan fakultasnya.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh Ibu Della Cita Van Gobel. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dosen FKIPK IAKN Palangka Raya tidak hanya aktif dalam pengajaran, tetapi juga mampu berkontribusi secara intelektual melalui tulisan yang berdampak bagi masyarakat luas,” ujar Rina Teriasi.
Ia juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi dosen dan mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan budaya menulis serta berani menyampaikan gagasan konstruktif di ruang publik.
“Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi civitas akademika IAKN Palangka Raya untuk terus berkarya, menulis, dan menyuarakan pemikiran-pemikiran yang mencerahkan bagi bangsa,” tambahnya.
Keberhasilan ini sekaligus memperlihatkan bahwa peran akademisi tidak hanya terbatas di ruang kelas, tetapi juga hadir dalam percakapan publik melalui karya tulis yang memberikan perspektif ilmiah terhadap berbagai persoalan bangsa.
Dengan prestasi tersebut, IAKN Palangka Raya kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendorong budaya akademik yang produktif, inspiratif, dan berdampak bagi masyarakat.

