Palangka Raya, 8 April 2026 – Suasana Gedung Serbaguna IAKN Palangka Raya tampak semarak pada pelaksanaan Pekan Paskah hari ketiga yang diisi dengan berbagai kegiatan bernuansa budaya dan rohani. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Lomba Karungut, yang mengangkat kekayaan budaya Dayak dalam menuturkan makna Paskah.
Karungut sebagai salah satu seni tutur khas Dayak dikenal memiliki tingkat kesulitan tersendiri, baik dalam penghayatan maupun teknik penyampaian. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme para peserta untuk ambil bagian dalam perlombaan. Syair karungut yang dibawakan dalam lomba ini merupakan karya mahasiswa IAKN Palangka Raya, Cristina Della, yang berhasil memadukan nilai budaya lokal dengan pesan spiritual Paskah.
Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa IAKN Palangka Raya, tetapi juga turut dimeriahkan oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi lain, sehingga menambah semangat kompetisi sekaligus mempererat kebersamaan antar mahasiswa.
Pada waktu yang bersamaan, Lomba Khotbah juga dilaksanakan di Laboratorium Bahasa IAKN Palangka Raya. Dalam kegiatan tersebut, Pdt. Yosef yang bertindak sebagai juri memberikan berbagai masukan dan evaluasi kepada para peserta. Arahan yang diberikan diharapkan dapat memperkaya wawasan serta meningkatkan kualitas penyampaian khotbah para peserta ke depannya.
Pekan Paskah IAKN Palangka Raya tidak hanya menjadi ajang perayaan iman, tetapi juga wadah pengembangan bakat, pelestarian budaya, serta peningkatan kapasitas mahasiswa dalam berbagai bidang.

