Wakil Rektor I IAKN Palangka Raya Tekankan Disiplin Kinerja dan Strategi Hadapi Efisiensi Anggaran dalam Apel Pagi

Palangka Raya, 20 April 2026 — Wakil Rektor I Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya, Dr. Prasetiawati, M.Th., bertindak sebagai pembina apel pada kegiatan apel pagi yang dilaksanakan di halaman kampus IAKN Palangka Raya, Senin (20/4/2026) tepatnya pukul 07.30 WIB. Apel ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta pegawai tenaga outsourcing di lingkungan kampus.

Dalam amanatnya, Dr. Prasetiawati menyampaikan salam pembuka lintas budaya dan agama sebagai wujud kebersamaan dan keberagaman yang harmonis di lingkungan IAKN Palangka Raya. Ia juga menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan dalam setiap perjalanan institusi.

Lebih lanjut, ia menyoroti kondisi efisiensi anggaran yang masih menjadi tantangan besar bagi perguruan tinggi, baik pada tahun 2025 maupun berlanjut di tahun 2026. Menurutnya, kebijakan pemerintah terkait penajaman anggaran menuntut seluruh civitas akademika untuk mampu beradaptasi dan bekerja lebih efektif serta bijaksana dalam mengelola sumber daya yang terbatas.

“Kita sudah memiliki pengalaman di tahun sebelumnya, sehingga diharapkan mampu menyikapi kondisi ini dengan lebih bijak dan strategis,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor I juga menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi perhatian bersama, di antaranya:

Pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) triwulan I (Januari–Maret) yang harus segera diselesaikan dan dinilai sebelum batas waktu 30 April 2026.

Harapan agar Program Studi Pendidikan Profesi Guru Pendidikan Agama Kristen (PPG PAK) segera memperoleh izin operasional, yang saat ini tengah diproses melalui Biro Hukum untuk pengajuan Keputusan Menteri Agama (KMA).

Pemutakhiran kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) yang telah disiapkan dan dapat didistribusikan melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM).

Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) jalur mandiri tahap II yang masih berlangsung hingga Juli 2026, dengan target peningkatan jumlah mahasiswa baru dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan jumlah mahasiswa sebagai faktor utama keberlangsungan program studi. Saat ini, rasio dosen dan mahasiswa di IAKN Palangka Raya berada pada angka 1:15, sementara rasio ideal adalah 1:30. Kondisi ini menjadi perhatian serius, terutama bagi beberapa program studi dengan jumlah mahasiswa yang masih rendah.

Selain itu, Wakil Rektor I mengingatkan bahwa Program Studi Musik Gereja akan menghadapi masa akhir akreditasi pada Oktober 2026. Oleh karena itu, diperlukan percepatan proses akademik, termasuk yudisium mahasiswa serta persiapan dokumen akreditasi.

Dalam menghadapi keterbatasan anggaran, ia menegaskan pentingnya membangun dan memperkuat kerja sama dengan berbagai mitra. Menurutnya, dukungan dari lembaga eksternal menjadi salah satu strategi efektif untuk menjaga keberlangsungan program dan kegiatan kampus.

“Hubungan kerja sama yang baik menjadi kekuatan kita di tengah keterbatasan. Ini harus terus dijaga dan dikembangkan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para dosen yang telah menyelesaikan studi lanjut, yakni Dr. Agus Budi Handoko, M.Sn., serta Dr. Rinto Hasiholan yang telah melaksanakan ujian promosi Doktoral.

Menutup amanatnya, Dr. Prasetiawati mengajak seluruh sivitas akademika untuk tetap menjaga semangat, bekerja dengan tulus, serta bertanggung jawab dalam setiap tugas yang diemban, meskipun di tengah situasi yang penuh tantangan.

“Kondisi saat ini mungkin tidak mudah, bahkan bisa lebih berat dari masa pandemi. Namun selama kita memiliki kesehatan dan pengharapan, kita percaya bahwa setiap kerja keras tidak akan sia-sia,” pungkasnya.

Apel pagi berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat, sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan disiplin, kinerja, dan kualitas layanan di lingkungan IAKN Palangka Raya.