Ibadah Rutin IAKN Palangka Raya: Pendidikan Jadi Sarana Transformasi Rohani

Palangka Raya, 20 April 2026 – IAKN Palangka Raya kembali melaksanakan ibadah rutin pada Senin, 20/04/2026, yang berlangsung khidmat di Gedung Serba Guna kampus. Ibadah kali ini diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan Kristen (FISKK) dan dihadiri oleh sivitas akademika dengan penuh antusias.

Bertindak sebagai pembicara, Jonny Meyer M.Th., menyampaikan firman Tuhan yang diambil dari Alkitab, khususnya Roma 12:2, dengan tema “Pendidikan sebagai Sarana Transformasi Rohani”. Dalam khotbahnya, ia menekankan pentingnya pendidikan iman sebagai fondasi perubahan hidup yang sejati.

Dalam penyampaiannya, terdapat tiga poin utama yang menjadi penekanan, yakni perubahan pada hati, pikiran, dan karakter. Pertama, ia mengingatkan bahwa Tuhan akan bekerja bersama umat-Nya apabila hati tetap berpaut kepada Tuhan. Keterikatan hati kepada Tuhan menjadi kunci utama dalam mengalami pertumbuhan rohani yang nyata.

Poin kedua menegaskan pentingnya pembaharuan budi. Ia mengutip bahwa setiap orang percaya harus terus diperbaharui dalam pikirannya, sebab dari situlah mujizat dapat terjadi. Ketika hati diarahkan kepada Tuhan, maka kehidupan akan mengalami perubahan yang signifikan sesuai dengan kehendak-Nya.

Selanjutnya, poin ketiga menyoroti perlunya memiliki pikiran yang diubahkan. Transformasi pikiran menjadi hal mendasar agar setiap individu mampu hidup sesuai dengan kehendak Tuhan, bukan mengikuti pola dunia yang sementara.

Lebih lanjut disampaikan bahwa melalui pendidikan iman yang benar, setiap orang tidak akan mudah terpengaruh oleh arus dunia. Sebaliknya, mereka akan tetap teguh dan memiliki karakter yang menyenangkan hati Tuhan.

Di penghujung ibadah, ditutup dengan kegiatan penyerahan piagam kepada perwakilan mahasiswa IAKN Palangka Raya yang telah berhasil dinobatkan menjadi Terbaik IV dan Duta Persahabatan dalam Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026.

Ibadah ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan rohani bagi seluruh peserta, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjadikan pendidikan sebagai jalan untuk mengalami transformasi hidup yang berkenan kepada Tuhan.