Palangka Raya — Fakultas Seni Keagamaan Kristen IAKN Palangka Raya sukses menyelenggarakan Festival Band dan Modern Dance/Tambourine pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di Main Hall Rumah Pujian dan Doa (GBI HOPE) Palangka Raya. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh sukacita, diawali dengan doa pembuka sebagai ungkapan syukur atas terselenggaranya festival.
Dalam laporan panitia, Ketua Panitia Dr. Kilat Kasanang, M.Th. menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi ruang ekspresi untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan melalui musik dan gerak tari. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.
Dukungan juga datang dari PGLII Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Pdt. Bobo Wanti V. Baddak. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa melalui kegiatan seni seperti ini diharapkan anak-anak Tuhan mampu menghadirkan terobosan-terobosan baru yang membawa berkat bagi lingkungan sekitar, sekaligus melahirkan seniman-seniman Kristen yang berkualitas dan berdampak.
Pembukaan festival secara resmi dilakukan oleh Dr. Seska Vonny Langitan, M.Si., M.Th., Kepala Biro AUAK IAKN Palangka Raya, mewakili Rektor IAKN Palangka Raya. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, dewan juri, serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan. Festival ini disebut sebagai wadah pengembangan talenta, kreativitas, kebersamaan, serta sarana memuliakan Tuhan melalui seni dan pelayanan.
Beliau juga berharap melalui festival ini lahir generasi muda yang berbakat, berkarakter, serta mampu menjadi terang di tengah masyarakat melalui karya-karya yang positif dan membangun. Momentum ini juga diharapkan menjadi ruang untuk saling belajar, mempererat persaudaraan, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Dengan penuh sukacita, Festival Band dan Modern Dance/Tambourine Rohani Kristen Tahun 2026 secara resmi dibuka dan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang menampilkan kreativitas serta semangat pelayanan para peserta. Penampilan-penampilan yang ditampilkan tidak hanya menunjukkan kompetensi seni, tetapi juga menjadi bentuk kesaksian iman melalui musik dan tari.
Sebagai penutup, kegiatan festival diakhiri dengan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang menjadi puncak perayaan rohani dalam rangkaian acara. Melalui festival ini, Fakultas Seni Keagamaan Kristen IAKN Palangka Raya kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang pengembangan seni yang berlandaskan iman, kreativitas, dan pelayanan.

