Palangka Raya, 3 Mei 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional, IAKN Palangka Raya bekerja sama dengan Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia (LPMI) menggelar kegiatan seminar, lokakarya, dan doa bersama yang melibatkan seluruh civitas akademika. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna IAKN Palangka Raya, 01 Mei 2026.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Biro IAKN Palangka Raya, Seska Vonny Langitan, yang mewakili Rektor IAKN Palangka Raya. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjadikan momen Hari Buruh sebagai refleksi spiritual, tidak hanya tentang kerja keras, tetapi juga tentang ketekunan dalam kehidupan iman melalui doa.
Dalam rangkaian seminar dan lokakarya, peserta diajak untuk memahami berbagai prinsip dasar dalam berdoa. Materi yang disampaikan mencakup doa sebagai percakapan dengan Tuhan, doa berdasarkan Firman Tuhan, kehidupan doa dalam saat teduh, retreat doa pribadi, doa disertai puasa, hingga praktik doa labirin. Pendekatan ini memberikan pengalaman yang komprehensif bagi peserta dalam memperdalam kehidupan rohani.
Agenda utama kegiatan ini adalah doa bersama bagi pemerintah NKRI, khususnya untuk keamanan dan kesejahteraan bangsa di tengah tantangan global. Selain itu, doa juga dipanjatkan untuk mendukung persiapan IAKN Palangka Raya dalam proses alih bentuk menjadi universitas, serta berbagai pergumulan dan harapan lainnya yang didoakan secara berkelompok.
Meski berlangsung seharian penuh, para peserta mengaku memperoleh manfaat yang besar. Mereka mendapatkan pemahaman baru mengenai cara berdoa yang benar, format doa, serta pentingnya doa sebagai pondasi utama dalam kehidupan orang percaya. Selain itu, kegiatan ini juga membuka wawasan tentang praktik puasa dan berbagai bentuk doa yang memperkaya pengalaman spiritual peserta.
Melalui kegiatan ini, IAKN Palangka Raya bersama LPMI tidak hanya memperingati Hari Buruh secara seremonial, tetapi juga mengisinya dengan refleksi iman yang mendalam, memperkuat spiritualitas, serta membangun kebersamaan dalam doa demi kemajuan bangsa dan lembaga.


