Palangka Raya, 22 Juni 2026 – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya kembali mengawali aktivitas perkuliahan dan pekerjaan melalui Ibadah Awal Minggu yang dilaksanakan pada Senin (22/6/2026) di Gedung Serbaguna (GSG) IAKN Palangka Raya. Ibadah yang berlangsung dengan penuh khidmat ini dilayani oleh Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) serta diikuti oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh sivitas akademika IAKN Palangka Raya.
Firman Tuhan dalam ibadah tersebut disampaikan oleh Dr. Agustiman, M.Min dengan mengangkat tema “Melayani Tanpa Mimbar” berdasarkan Kolose 3:23, yang mengingatkan bahwa pelayanan kepada Tuhan tidak hanya dilakukan di atas mimbar atau di lingkungan gereja, tetapi juga melalui setiap pekerjaan dan tanggung jawab yang dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Dr. Agustiman menjelaskan bahwa Rasul Paulus menegaskan agar setiap orang percaya melakukan segala sesuatu dengan segenap hati seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Oleh karena itu, bekerja dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan ketulusan juga merupakan bentuk pelayanan yang berkenan di hadapan Tuhan.
“Pelayanan tidak hanya terjadi ketika seseorang berkhotbah atau melayani di gereja. Ketika kita menjalankan tugas dan pekerjaan dengan sungguh-sungguh, jujur, dan penuh dedikasi, sesungguhnya kita sedang melayani Tuhan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh peserta ibadah untuk mengubah cara pandang terhadap pekerjaan. Menurutnya, yang terpenting bukanlah apa pekerjaan yang dilakukan, melainkan untuk siapa pekerjaan itu dikerjakan. Ketika setiap tugas dilakukan untuk memuliakan Tuhan, maka pekerjaan sekecil apa pun memiliki nilai yang besar di hadapan-Nya.
Dalam renungannya, Dr. Agustiman juga mengingatkan bahwa dunia sering kali mengukur keberhasilan dari pencapaian-pencapaian besar, namun Tuhan justru menguji kesetiaan seseorang melalui hal-hal kecil yang dipercayakan kepadanya. Tuhan tidak semata-mata memuji seseorang karena besarnya talenta yang dimiliki, melainkan karena kesetiaannya dalam mengelola dan menggunakan talenta tersebut dengan baik.
Sebagai penutup, beliau berpesan agar seluruh sivitas akademika IAKN Palangka Raya tetap setia dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di posisi masing-masing.
“Dalam posisi apa pun kita berada, tetaplah setia meskipun pekerjaan yang dipercayakan terlihat kecil. Karena Tuhanlah yang menempatkan kita di sana. Jika kita setia dalam perkara kecil, percayalah bahwa Tuhan sedang mempersiapkan perkara-perkara yang lebih besar bagi kita,” pesannya.
Melalui ibadah awal minggu ini, seluruh sivitas akademika IAKN Palangka Raya kembali diingatkan untuk menjadikan setiap pekerjaan sebagai bentuk pelayanan kepada Tuhan, serta terus membangun semangat kesetiaan, tanggung jawab, dan pengabdian dalam melaksanakan tugas sehari-hari demi kemajuan institusi dan kemuliaan nama Tuhan.


