Palangka Raya, 13 Juli 2026 – Suasana berbeda tampak pada pelaksanaan Ibadah Senin di Gedung Serbaguna (GSG) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya, Senin (13/7/2026). Ibadah yang dipersiapkan oleh Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK) ini menghadirkan konsep yang interaktif dan edukatif sehingga mampu membangun antusiasme seluruh sivitas akademika yang hadir.
Kegiatan ibadah dipimpin oleh Wakil Dekan FSKK, Merilyn, M.Th., yang membawakan renungan dengan tema “Secermat Apakah Anda terhadap Alkitab?”. Berbeda dari biasanya, penyampaian firman dikemas dalam bentuk Cerdas Cermat Alkitab dan Tebak Lagu Rohani, sehingga jemaat tidak hanya mendengarkan renungan, tetapi juga terlibat secara aktif dalam memahami firman Tuhan.
Dalam pengantarnya, Merilyn mengajak seluruh peserta ibadah untuk kembali mengingat hal-hal sederhana yang sering dijumpai dalam Alkitab. Menurutnya, pemahaman terhadap firman Tuhan tidak hanya diperoleh melalui membaca, tetapi juga dapat diperdalam melalui cara-cara yang kreatif, menyenangkan, dan membangun kebersamaan.
Seluruh peserta dibagi ke dalam beberapa tim yang mewakili fakultas dan unit kerja. Suasana ibadah pun berlangsung meriah ketika setiap tim saling berlomba menjawab pertanyaan seputar Alkitab dan menebak lagu-lagu rohani. Meskipun dikemas dalam bentuk permainan, setiap sesi tetap sarat dengan nilai-nilai pembelajaran yang mengajak peserta semakin mengenal firman Tuhan.
Melalui pendekatan yang interaktif tersebut, pesan utama dari tema renungan dapat tersampaikan dengan baik, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan, kekompakan, dan kecintaan terhadap Alkitab di kalangan sivitas akademika IAKN Palangka Raya.
Pelaksanaan ibadah ini sejalan dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan kehidupan keagamaan yang moderat, pembangunan karakter, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang beriman, kreatif, dan kolaboratif. Melalui inovasi dalam pembinaan rohani, IAKN Palangka Raya terus berupaya menghadirkan kegiatan keagamaan yang tidak hanya bermakna secara spiritual, tetapi juga mampu membangun budaya belajar, kebersamaan, dan pelayanan yang berdampak positif bagi seluruh warga kampus.

