PALANGKA RAYA — Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya menyelenggarakan Ujian Terbuka Disertasi mahasiswa Mikael, Program Doktor (Strata Tiga) Program Studi Pendidikan Agama Kristen, Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, pada Kamis, 22 Oktober 2026, bertempat di Aula Pascasarjana IAKN Palangka Raya.
Disertasi yang diujikan berjudul “Strategi Pendidikan Karakter Kristiani dalam Pembinaan Anggota Dayak Iban untuk Pemberdayaan Ekonomi melalui Credit Union Keling Kumang di Kalimantan Barat.” Penelitian ini mengangkat keterkaitan pendidikan karakter Kristiani dengan pembinaan masyarakat Dayak Iban serta pemberdayaan ekonomi melalui lembaga keuangan berbasis komunitas.
Dalam ujian tersebut, Tirta Susila, D.Th. bertindak sebagai promotor dan Dr. Agus Surya, M.Th. sebagai ko-promotor. Tim penguji terdiri atas Prof. Dr. Maidiantius Tanyid, M.Th.; Prof. Dr. Maria Arina Luardini, M.A.; dan Dr. Rina Teriasi, S.Th., M.Si. Tim akademik tersebut berperan dalam menguji kedalaman kajian, argumentasi ilmiah, serta kontribusi penelitian terhadap pengembangan ilmu Pendidikan Agama Kristen.
Pelaksanaan ujian terbuka disertasi menjadi bagian penting dari proses akademik pada jenjang doktoral. Selain mengukur kemampuan mahasiswa dalam mempertanggungjawabkan hasil penelitian, forum ini juga menjadi ruang untuk memperkaya diskusi ilmiah mengenai pendidikan karakter, pembinaan masyarakat, dan penguatan kemandirian ekonomi.
Kegiatan ini sejalan dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan keagamaan, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan pendidikan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kajian yang menghubungkan nilai-nilai Kristiani dengan pemberdayaan ekonomi juga membuka ruang bagi pengembangan pendidikan yang kontekstual dan responsif terhadap kebutuhan komunitas.
Melalui penyelenggaraan ujian terbuka disertasi ini, Pascasarjana IAKN Palangka Raya terus mendorong budaya akademik yang kritis, produktif, dan berorientasi pada kontribusi nyata. Penelitian pada jenjang doktoral diharapkan tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan, tetapi juga menghadirkan pemikiran yang relevan bagi pengembangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
