FSKK IAKN Palangka Raya Jajaki Kerja Sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya

Palangka Raya, 23 Oktober 2026 — Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya melaksanakan audiensi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya, bertempat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya. Audiensi ini bertujuan menjajaki peluang kerja sama dalam mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi serta pengembangan seni, budaya, dan pariwisata di Kota Palangka Raya.

Audiensi dipimpin oleh Dekan FSKK IAKN Palangka Raya, Dr. Berth Penny Pahan, S.Pd., M.Pd., bersama Koordinator Program Studi Seni Pertunjukan Keagamaan, Frisca Aries Br. Lumban Tobing, S.Pd., M.Sn. Rombongan diterima oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya, Hj. Tutiyah Setiowati, S.Sos., M.I.P., didampingi Kepala Bidang Kebudayaan, Ita Dwi Rahayu Wahyuningsih, S.E., M.HRM., serta Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Cecilia Kristina Myria, S.P., M.M.

Dalam pertemuan tersebut, Dekan FSKK memperkenalkan IAKN Palangka Raya, khususnya Fakultas Seni Keagaamaan Kristen, beserta program studi, sumber daya manusia, dan kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. FSKK memiliki sumber daya manusia di bidang seni musik dan seni pertunjukan yang berpotensi mendukung berbagai program serta kegiatan kebudayaan dan pariwisata di Kota Palangka Raya.

Sejumlah peluang kerja sama turut dibahas, antara lain pelaksanaan program magang mandiri Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan praktik lapangan bagi mahasiswa di lingkungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya. Selain itu, dosen dan tenaga kependidikan FSKK berpeluang dilibatkan sebagai narasumber dalam workshop dan seminar, juri perlombaan, panitia kegiatan, maupun bentuk kolaborasi lainnya yang berkaitan dengan seni dan pertunjukan.

Dalam bidang pertunjukan seni, FSKK juga menawarkan kolaborasi melalui keterlibatan UKM Paduan Suara SWANIMA dan UKM Tari FSKK untuk mengisi berbagai kegiatan dan acara tingkat kota maupun provinsi sesuai kebutuhan. Peluang kerja sama lainnya meliputi kolaborasi penelitian, kegiatan yang menghasilkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), pemanfaatan Aula Seni milik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya, serta dukungan kostum tari apabila diperlukan dalam kegiatan tertentu.

Audiensi ini juga menjadi langkah awal dalam pemetaan bentuk kerja sama antara IAKN Palangka Raya, FSKK, fakultas lain, dan program studi di lingkungan IAKN Palangka Raya dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya. Penjajakan tersebut diarahkan pada kemungkinan penyusunan dan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), Perjanjian Kerja Sama (PKS), serta Implementation Agreement (IA) sebagai landasan pelaksanaan program kolaborasi.

Menanggapi tawaran tersebut, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya, Hj. Tutiyah Setiowati, S.Sos., M.I.P., menyambut baik audiensi dan rencana penjajakan kerja sama yang disampaikan oleh IAKN Palangka Raya. Ia menyampaikan bahwa berbagai bentuk kolaborasi yang diusulkan akan didiskusikan terlebih dahulu bersama pimpinan dinas untuk mempertimbangkan bentuk dan pelaksanaannya.

Pihak dinas juga menyatakan keterbukaan terhadap mahasiswa IAKN Palangka Raya yang ingin melaksanakan magang maupun praktik lapangan. Selain itu, apabila terdapat kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya, IAKN Palangka Raya berpeluang dilibatkan melalui penampilan seni, dukungan pengiring ibadah dalam kegiatan Pemerintah Kota, perayaan Natal, serta kegiatan lainnya yang relevan.

Melalui audiensi ini, FSKK IAKN Palangka Raya berharap terbangun sinergi yang berkelanjutan dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya. Kerja sama yang direncanakan diharapkan dapat memperluas ruang pembelajaran dan pengalaman praktis mahasiswa, mengoptimalkan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, serta berkontribusi dalam pelestarian dan pengembangan seni, budaya, dan pariwisata daerah.