Ibadah Kampus IAKN Palangka Raya, Swinarty, Jangan sibuk mengejar pengakuan, tetapi belajarlah menghargai

Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya menggelar Ibadah Kampus di Gedung Serba Guna (GSG) pada Senin, 2 November 2026. Ibadah ini dipimpin oleh Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan Kristen dan dimulai pada pukul 08.00 WIB. Dihadiri oleh unsur pimpinan, tenaga pendidik, kependidikan, dan mahasiswa, ibadah ini menghadirkan Swinarty, Mahasiswa Teologi Semester 7, sebagai pembicara utama.

Mengusung tema “Jangan sibuk mengejar pengakuan, tetapi belajarlah menghargai” yang didasarkan pada Filipi 2:3, khotbah diawali dengan analogi bercermin. Swinarty mengajak teman-teman mahasiswa menggunakan cermin bukan untuk menilai orang lain, melainkan untuk menyadari kekurangan dan memperbaiki diri sendiri. Ia juga mengingatkan pada konteks Surat Filipi yang ditulis Rasul Paulus saat berada di dalam penjara. Surat tersebut secara tegas menekankan pentingnya kesatuan, kerendahan hati, dan larangan untuk mencari kepentingan serta pujian bagi diri sendiri.

Untuk membangun hubungan yang baik tanpa sibuk mencari pengakuan di lingkungan kampus, pembicara memperkenalkan konsep tindakan “MBG”:

*Mengutamakan Orang Lain:* Belajar menempatkan orang lain lebih utama, bukan hanya memikirkan kepentingan diri sendiri.

*Belajar Menghargai:* Menghargai usaha dan perjuangan orang lain—seperti kerja keras dosen maupun sesama mahasiswa—bukan hanya menuntut ingin dihargai.

*Giat Melakukan Kebaikan Tanpa Mencari Pujian:* Tetap setia melakukan hal yang benar dan berbuat baik kepada sesama, sekalipun tidak mendapatkan perhatian atau pujian dari orang lain.

Sebagai bentuk relevansi praktis, nilai-nilai kerendahan hati ini dirangkum ke dalam budaya “5 S” yang harus dihidupi di kampus, yaitu Saling Menghargai, Saling Memaafkan, Saling Mendukung, Saling Tolong Menolong, dan Saling Mengasihi. Melalui ibadah ini, seluruh civitas akademika diajak untuk berhenti sekadar mencari pengakuan, dan mulai berfokus menciptakan suasana kampus yang aman, nyaman, dan bertumbuh bersama.