Apel Pagi IAKN Palangka Raya: Prof. Telhalia, M.Th., D.Th., Tekankan Tertib Administrasi Digital dan Kepedulian Lingkungan di Tengah Kabut Asap

PALANGKA RAYA – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya kembali menggelar upacara apel pagi pada Senin (07/09/2026). Bertempat di halaman Rektorat IAKN Palangka Raya, apel yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB ini diikuti oleh seluruh unsur pimpinan, tenaga pendidik (dosen), dan tenaga kependidikan.

Bertindak sebagai Pembina Apel, Prof. Telhalia, M.Th., D.Th., menyampaikan sejumlah amanat krusial yang menyoroti tiga isu utama: kedisiplinan administrasi di era digital, optimalisasi kinerja, serta krisis lingkungan terkait kabut asap.

1. Tertib Administrasi dan Pemeriksaan Digital

Dalam arahannya, Prof. Telhalia menegaskan pentingnya akuntabilitas dokumen, khususnya terkait penerbitan dan tindak lanjut Surat Keputusan (SK). Beliau mengingatkan bahwa sistem pemeriksaan (audit) oleh inspektorat kini telah berbasis digital. Hal ini memungkinkan auditor untuk meneliti dokumen pendukung (bukti dukung) kapan saja dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi. Seluruh bagian, mulai dari Biro AUAK, Satuan Pengawas Internal (SPI), LP2M, hingga unit akademik di fakultas, diinstruksikan untuk segera melengkapi dokumen administrasi kegiatan yang berbasis anggaran.

2. Evaluasi Kinerja dan Apresiasi Keuangan

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026, Prof. Telhalia memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pimpinan fakultas, prodi, dan jurusan yang tetap proaktif melaksanakan berbagai kegiatan. IAKN Palangka Raya juga patut berbangga atas penghargaan pelaporan keuangan Triwulan I dan Semester I yang telah diraih. Menyongsong triwulan terakhir di tahun 2026, seluruh pegawai diimbau untuk disiplin mengisi laporan kinerja harian (termasuk laporan hari Jumat). Capaian target maksimal di akhir tahun diharapkan dapat membawa tambahan reward (tunjangan kinerja) bagi seluruh pegawai.

3. Krisis Kabut Asap dan Tanggung Jawab Lingkungan

Menyinggung bencana kabut asap yang sedang melanda Kalimantan Tengah, Prof. Telhalia meneruskan pesan dari Gubernur Kalteng pasca-pertemuan pimpinan perguruan tinggi. Ia menekankan bahwa masyarakat tidak boleh hanya menyalahkan pemerintah, melainkan harus ikut berkontribusi menjaga lingkungan. Mengingat Kalteng memiliki lahan gambut terdalam dan sangat rentan terbakar, seluruh sivitas akademika IAKN dilarang membuang sampah atau puntung rokok sembarangan. Beliau juga mengajak warga kampus untuk aktif menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggal (RT/RW) maupun di area kampus. Selain kabut asap, beliau turut mengajak peserta apel mendoakan kondisi nasional yang sedang terganggu akibat erupsi gunung api yang melumpuhkan sejumlah penerbangan.

Menutup amanatnya, Prof. Telhalia berpesan agar seluruh keluarga besar IAKN Palangka Raya senantiasa menjaga kesehatan, tetap bersyukur baik dalam keadaan senang maupun saat menghadapi cobaan bencana, serta terus bersemangat menjalankan aktivitas kerja di sepanjang minggu ini.