Palangka Raya, 10 Agustus 2026 – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya melaksanakan Apel Senin pada 10 Agustus 2026 di Halaman Rektorat. Apel diikuti oleh segenap unsur pimpinan, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan, dengan Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI), Dra. Sri Gunarti Sabdaningrum, M.Pd.K., bertindak sebagai pembina apel.
Dalam amanatnya, Dra. Sri Gunarti mengingatkan seluruh sivitas akademika untuk segera menindaklanjuti pengisian Modul Pengelolaan Konflik Kepentingan Kementerian Agama melalui laman SIAPI Kemenag. Penginputan tersebut memiliki batas waktu hingga 10 Agustus 2026 pukul 21.00 WIB. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang berintegritas dan bebas dari konflik kepentingan.
Selanjutnya, pembina apel mengingatkan bahwa 10 Agustus 2026 merupakan hari pertama perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Seluruh sivitas akademika diharapkan menyambut awal perkuliahan dengan semangat baru serta memberikan pelayanan pendidikan yang optimal kepada mahasiswa.
Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, disampaikan pula bahwa IAKN Palangka Raya akan melaksanakan Doa Bersama pada 16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur, nasionalisme, persatuan, dan semangat kebersamaan di lingkungan kampus.
Pelaksanaan apel ini sejalan dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama, terutama dalam penguatan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan semangat kebangsaan. Nilai integritas dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi fondasi penting dalam mewujudkan lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Menutup amanatnya, Dra. Sri Gunarti menyampaikan pantun penyemangat untuk membangun optimisme seluruh sivitas akademika dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Melalui Apel Senin ini, IAKN Palangka Raya terus mendorong penguatan disiplin, integritas, semangat pelayanan, dan kebersamaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan perguruan tinggi keagamaan yang profesional, unggul, dan berdaya saing.

