PALANGKA RAYA — Di tengah bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya, layanan Mobil Oksigen dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah hadir untuk membantu masyarakat menjaga kondisi kesehatan. Layanan tersebut diberikan kepada sivitas akademika Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya pada Kamis, 22 Oktober 2026, di Halaman Rektorat IAKN Palangka Raya.
Layanan kesehatan ini mencakup pemeriksaan saturasi oksigen, pemberian vitamin, serta pemeriksaan tekanan darah. Kehadiran layanan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata bagi sivitas akademika yang tetap menjalankan tugas dan aktivitas di lingkungan kampus meskipun kondisi kabut asap masih menyelimuti wilayah Kota Palangka Raya.
Rektor IAKN Palangka Raya, Prof. Telhalia, M.Th., D.Th., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, atas perhatian dan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada sivitas akademika IAKN Palangka Raya.
Ia berharap upaya penanganan karhutla dapat berjalan optimal sehingga kondisi lingkungan segera membaik dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal. Dukungan layanan kesehatan seperti Mobil Oksigen dinilai penting untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan di lingkungan kampus.
Kehadiran layanan ini juga mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan dalam memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat. Di tengah situasi bencana, sinergi lintas sektor menjadi bagian penting untuk memastikan kebutuhan kesehatan tetap mendapat perhatian.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama, terutama dalam penguatan layanan publik yang responsif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung kesejahteraan sivitas akademika.
IAKN Palangka Raya berharap bencana karhutla di Kalimantan Tengah segera berakhir, kualitas udara kembali membaik, dan seluruh masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan sehat. Sivitas akademika juga diimbau untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan serta mengikuti arahan dari instansi berwenang selama kondisi kabut asap masih berlangsung.

