IAKN Palangka Raya Gelar Apel Pagi di Tengah Kabut Asap, Dr. Prasetiawati, M.Th., Sampaikan Sejumlah Capaian dan Evaluasi Kampus

*PALANGKA RAYA* – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya kembali menggelar Upacara Apel Pagi pada Senin, 21 September 2026. Berlangsung mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai di Gedung Serba Guna (GSG) IAKN Palangka Raya, apel ini diikuti oleh unsur pimpinan, tenaga pendidik (dosen), serta tenaga kependidikan. Bertindak sebagai Pembina Apel adalah Dr. Prasetiawati, M.Th.

Dalam amanatnya, Dr. Prasetiawati, M.Th., menyoroti berbagai isu strategis, mulai dari kondisi darurat kabut asap yang melanda wilayah Palangka Raya, hingga perkembangan signifikan di bidang kemahasiswaan, akademik, kelembagaan, dan kerja sama.

Berikut adalah poin-poin utama yang disampaikan:

*Antisipasi Darurat Kabut Asap*

Menanggapi kondisi udara yang memburuk, Dr. Prasetiawati mengimbau seluruh sivitas akademika untuk kembali menggunakan masker layaknya masa pandemi COVID-19 dan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Terkait kebijakan libur atau penyesuaian sistem kerja, IAKN Palangka Raya masih menunggu instruksi dan pedoman resmi dari pemerintah pusat maupun provinsi.

*Apresiasi Aksi Sosial Sivitas Akademika*

Pimpinan kampus memberikan apresiasi kepada dosen dan alumni, khususnya dari Pascasarjana, yang telah turun langsung memberikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat terdampak kabut asap. Beliau juga mendorong sivitas akademika lainnya untuk turut menjadi relawan di posko-posko penanganan kabut asap.

*Perkembangan Kemahasiswaan & Beasiswa*

*Penerimaan Mahasiswa Baru:* Tahun ini, IAKN Palangka Raya menerima sebanyak 320 mahasiswa baru, yang berhasil menutupi penurunan kuota di beberapa fakultas.

*Bantuan Pangan:* Sekitar 150 mahasiswa IAKN Palangka Raya berhasil mendapatkan bantuan pangan dari Pemerintah Provinsi (berupa beras, gula, dan minyak).

*Pencairan Beasiswa:* Beasiswa (seperti KIP Kuliah) untuk mahasiswa semester lanjutan (87 penerima) telah dicairkan. Sementara itu, untuk kuota 250 mahasiswa baru, pencairan diproyeksikan paling cepat pada Oktober atau awal November.

*Beasiswa PPA:* Kampus mendapatkan kuota 13 orang untuk beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), namun baru 7 mahasiswa yang melengkapi berkas administrasi. Fakultas diminta aktif membantu mahasiswa agar kuota ini terserap maksimal.

*Evaluasi Akademik dan Kepegawaian*

*Program Studi:* Terdapat penambahan 15 mahasiswa pada Prodi Musik Gereja yang regulasinya sedang disesuaikan. Sementara untuk Pendidikan Profesi Guru (PPG), seluruh proses administrasi dan akreditasi telah rampung pada Agustus lalu, dan kini IAKN tinggal menunggu pembagian kuota dari pusat.

*Kewajiban Dosen (BKD):* Para dosen diingatkan secara tegas untuk segera menyelesaikan Laporan Beban Kerja Dosen (BKD) triwulan ketiga batas akhir September ini, mencakup unsur pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kelalaian dalam pelaporan ini akan berdampak langsung pada sertifikasi dosen.

*Peningkatan Kelembagaan dan Kerja Sama*

*Akreditasi Perpustakaan:* Perpustakaan IAKN sedang bersiap menghadapi re-akreditasi dan saat ini tengah mengadakan sosialisasi bagi mahasiswa baru.

*Penambahan Asesor:* Beberapa pimpinan dan dosen IAKN Palangka Raya telah lulus seleksi administrasi sebagai Asesor Nasional dan akan menghadapi tahapan wawancara. Hal ini menjadi kabar baik untuk menambah jumlah asesor yang dimiliki kampus.

*Jejaring Kerja Sama:* Hingga September 2026, IAKN Palangka Raya telah berhasil menandatangani 21 kerja sama (MoU/MoA) dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, lembaga hukum/lapas, serta 13 Perguruan Tinggi lainnya. Kerja sama ini dituntut untuk segera diimplementasikan di tingkat fakultas dan pascasarjana.

Menutup amanatnya, Dr. Prasetiawati, M.Th., memberikan motivasi. Ia berpesan agar kondisi kabut asap yang pekat tidak menyurutkan semangat sivitas akademika untuk terus memberikan aksi dan kinerja terbaik demi kemajuan IAKN Palangka Raya.