Palangka Raya, 12 Desember 2025 — Seminar Natal Nasional 2025 mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (bdk. Matius 1 : 21-25) dan subtema “Falsafah Huma Betang dalam Membangun dan Membina Keluarga Mandiri di Kalimantan Tengah” berlangsung di Gedung Serbaguna Katedral Santa Maria Palangka Raya, Jumat (12/12), pukul 07.00–11.00 WIB. Acara yang diselenggarakan oleh Panitia Natal Nasional Tahun 2025 ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai lembaga, termasuk Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya yang mengirimkan 10 orang perwakilan.
Acara ini dibuka oleh Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah Yulindra Dedy, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya Gubernur Kalimanatan Tengah menyampaikan seminar yang diadakan memiliki relevansi yang sangat tinggi bagi masyarakat Kalimantan Tengah dimana sub tema yang diangkat adalah falsafah huma betang yang merupakan salah satu prinsip yang mana ada 3 prinsip yag menjadi pedoman masyarakat kalimantan tengah : yang pertama Prinsip Falsafah Huma Betang, yang kedua Prinsip Belum Bahadat dan yang ketiga adalah Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila.
Seminar yang dipandu oleh Prof. Dr. Stepanus, S.Hut., MP. dan menampilkan lima narasumber nasional dari kalangan pemerintah, pendidikan, dan gereja. Para narasumber adalah:
1. Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., MA. — Kepala Staf Kepresidenan
2. Dr. Suwarsono, S.PAK., MM. — Direktur Pendidikan Kristen
3. dr. Linae Victoria Aden, MM.Kes — Kepala Dinas P3APPKB
4. RD. Dr. Franssiskus Janu Hamu — Rektor STIPAS Tahasak Danum
5. Sandra Mariyus Adipa, S.S., M.Pd. — Perwakilan KWI
Masing-masing narasumber memberikan pandangan dari sudut pandang pemerintah pusat, daerah, dan organisasi keagamaan tentang pentingnya keluarga, peran gereja dalam pendidikan iman, hingga penerapan falsafah Huma Betang dalam kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah.
Humas 12/12/2025
🖌🖥Deniel📷Tim🗞Edw

