Palangka Raya, 26 Mei 2025 – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya kembali menggelar ibadah rutin pada hari Senin, 26 Mei 2025, pukul 08.00 WIB di Gedung Serbaguna (GSG) IAKN Palangka Raya. Ibadah kali ini mengangkat tema reflektif: “Jangan menjadi menara gading, tapi menjadi pelita di tengah bangsa.”
Pemberita Firman Tuhan, Deri Susanto, M.Si., menyampaikan khotbah yang menggugah dengan mengangkat tiga pokok perenungan, yaitu: pertama , Ilmu tidak lagi membebaskan;
Kedua, Kemiskinan spiritual di lembaga yang kaya akan gelar; ketiga; Gereja dan kampus sebagai ruang maha kudus dan suci, yang kadang membisu.
Dalam pesan penutupnya, Deri Susanto mengajak seluruh civitas akademika untuk tidak hanya membangun reputasi akademik, tetapi juga membangun moral dan kepedulian sosial.
“Kita diharapkan menjadi pelita di tengah bangsa-bangsa. Jangan hanya membangun reputasi akademik, tetapi bangun juga moral komunitas. Karena Tuhan tidak bertanya apa akreditasi kita, tetapi yang diinginkan-Nya adalah kita membela keadilan, peduli kepada orang kecil dan tertindas,” tegasnya.
Ibadah ini turut dilayani oleh tim mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan Kristen (FISKK), dengan persembahan pujian dari kolaborasi tim dosen, pegawai, dan mahasiswa FISKK yang menambah kekhidmatan suasana.
Ibadah rutin ini menjadi momentum rohani yang penting untuk terus mengingatkan peran strategis IAKN Palangka Raya dalam membentuk insan akademis yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga peka secara spiritual dan sosial.
Humas 26/05/2025
🖌️🖥️ Lore
📷🗞️ Dabukke
