Palangka Raya, 08 Juni 2026 – Institut Agama Kristen Negeri IAKN Palangka Raya kembali melaksanakan kegiatan ibadah rutin awal pekan yang berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) IAKN Palangka Raya, Senin (08/06/2026). Kegiatan ibadah kali ini dilayani oleh Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK) dan diikuti oleh unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa di lingkungan IAKN Palangka Raya.
Ibadah berlangsung dengan penuh khidmat dan sukacita. Bertindak sebagai liturgus dalam ibadah tersebut adalah Ibu Merilyn, M.Th., yang memandu seluruh rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh penghayatan.
Mengangkat tema “Allah Sang Maestro Agung” berdasarkan firman Tuhan dari Kejadian 1:1-31, pelayanan firman disampaikan oleh Dr. Agus Budi Handoko, S.Th., M.Sn. Dalam khotbahnya, beliau mengajak seluruh jemaat untuk memaknai penciptaan dunia sebagai karya seni Allah yang agung dan sempurna.
Disampaikan bahwa sejak awal penciptaan, Allah menghadirkan terang, keteraturan, kehidupan, dan keindahan di tengah dunia. Dari keadaan chaos menuju kosmos, Allah bekerja dengan pola, ritme, dan kehendak-Nya yang sempurna.
“Dunia ini adalah karya seni Allah. Tanpa kita sadari, Allah bekerja dengan keteraturan dan irama yang indah dalam kehidupan manusia,” ungkapnya dalam perenungan firman Tuhan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa di tengah berbagai gejolak dan kerusakan dunia saat ini, umat percaya tetap diajak untuk memiliki keyakinan bahwa Allah belum selesai bekerja atas dunia ciptaan-Nya. Allah tetap berkarya dan menghadirkan harapan bagi umat manusia.
Dalam refleksi firman, terdapat beberapa pesan penting yang diajak untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, yakni hidup dengan pengharapan, menghadirkan keberartian hidup bagi sesama, menjadi pembawa keindahan di tengah dunia, serta menjaga ciptaan Allah sebagai bentuk tanggung jawab iman.
Pada bagian penutup khotbah, seluruh jemaat kembali diingatkan bahwa kehidupan manusia bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri, melainkan untuk memuliakan Allah melalui tindakan, karya, dan kehidupan yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Melalui ibadah rutin ini, diharapkan seluruh civitas akademika IAKN Palangka Raya semakin dikuatkan secara spiritual dan terus menghadirkan nilai-nilai kasih, damai, serta keindahan Allah di tengah kehidupan bermasyarakat.

