Palangka Raya, 27 April 2026 — Ibadah rutin di lingkungan IAKN Palangka Raya kembali berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat Senin, 27 /04/2026, kali ini dilayani oleh Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK). Suasana ibadah terasa berbeda dengan nuansa ekspresif yang ditampilkan oleh para mahasiswa, menghadirkan pengalaman spiritual yang hidup dan menyentuh hati seluruh jemaat.
Pelayanan ibadah yang dibawakan dengan penuh ekspresi menjadi daya tarik tersendiri. Melalui pujian dan penyembahan yang kreatif, mahasiswa FSKK menunjukkan talenta seni yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menguatkan iman.
Khotbah dalam ibadah tersebut disampaikan oleh mahasiswa Program Studi Musik Gereja IAKN Palangka Raya, Meiske Lydia Paulina Mesi Wowiling. Dalam penyampaiannya, ia mengangkat tema “ _Be Present and Make an Impact_ ” yang diambil dari 1 Timotius 4:12.
Meiske menekankan bahwa makna “muda” dalam konteks ayat tersebut bukan sekadar berbicara tentang usia, melainkan tentang kesiapan dan kemampuan seseorang dalam memberikan teladan. Ia mengajak seluruh jemaat, khususnya generasi muda, untuk tidak ragu menjadi pribadi yang berdampak, meskipun masih dalam tahap belajar dan bertumbuh.
Dalam khotbahnya, ia menyampaikan lima poin penting:
• Setiap orang dipanggil untuk memberi dampak.
• Karakter lebih penting daripada jabatan.
• Dampak dapat dimulai dari hal-hal sederhana.
• Tuhan melihat kesetiaan, bukan sekadar hasil.
• Dampak sejati dimulai dari diri sendiri.
Sebagai penutup, Meiske berpesan bahwa hidup bukan sekadar tentang hadir secara fisik, tetapi tentang bagaimana setiap individu mampu membawa pengaruh positif di mana pun berada.
Ibadah rutin ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh sivitas akademika IAKN Palangka Raya untuk terus bertumbuh dalam iman, karakter, dan pelayanan, serta berkomitmen menjadi pribadi yang membawa dampak nyata bagi lingkungan sekitar.


