Mahasiswa IAKN Palangka Raya Ikuti Sosialisasi Penguatan Nilai Moderasi Beragama dan Pendidikan Karakter di UIN Palangka Raya

Palangka Raya — Mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Penguatan Nilai Moderasi Beragama dan Pendidikan Karakter yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pascasarjana UIN Palangka Raya ini dimulai sejak pukul 07.00 hingga 17.00 WIB dan diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palangka Raya, di antaranya UIN Palangka Raya, IAKN Palangka Raya, IAHN TP Palangka Raya, Universitas Palangka Raya, dan Poltekes Palangka Raya.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan materi seputar penguatan nilai-nilai moderasi beragama, wawasan kebangsaan, serta pembangunan karakter mahasiswa. Narasumber Dr. Dessi Erawaty, M.Ag. dan Riza Saputra, M.A. dengan tema “Udar Asumsi dan Bangun Perspektif”. Pokok bahasan mencakup konsep Peta Bukan Wilayah, Tangga Simpulan, Tiga Suara Keterbukaan, Analisis Sosial dan Konsep Gunung Es, Bedah Kata Kunci Moderasi Beragama, serta Wawasan Kebangsaan dan Jati Diri Kemenag.
Sementara itu, Dr. Paulus Tasik Galle’, S.S., LIC. membawakan materi tentang Konsep Moderasi Beragama, meliputi Urgensi Moderasi Beragama, Rumusan Moderasi Beragama, Indikator Moderasi Beragama, Peta Jalan Moderasi Beragama, dan Posisi Moderasi Beragama dalam RPJMN.
Mahasiswa IAKN Palangka Raya yang mengikuti kegiatan ini adalah Rindi Juniari Saputra, mahasiswa Program Studi Teologi Fakultas Seni dan Ilmu Keagamaan Kristen (FSIKK) sekaligus Gubernur BEM FSIKK, serta Yohanes Yappo, mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Kristen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK).
Rindi Juniari Saputra menyampaikan kesannya setelah mengikuti kegiatan ini.
“Kegiatan ini semakin membuka dan memperluas wawasan saya tentang pentingnya moderasi beragama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Saya belajar bahwa moderasi bukan berarti melemahkan keyakinan, melainkan menumbuhkan sikap terbuka, saling menghargai, dan berdialog dengan kasih. Ini menjadi bekal penting bagi kami mahasiswa IAKN dalam membangun karakter dan toleransi lintas iman di tengah masyarakat yang majemuk,” ujarnya.
Melalui keikutsertaan mahasiswa IAKN Palangka Raya dalam kegiatan lintas perguruan tinggi ini, diharapkan semakin terjalin kolaborasi dan pemahaman bersama dalam memperkuat nilai-nilai moderasi beragama serta karakter kebangsaan di lingkungan akademik maupun masyarakat luas.
Humas 29/10/2025
🖌️🖥️Flo 📷 Rindi, Andika🗞️Edw