Orientasi Pengenalan Akademik Kampus (OPAK) Fakultas Seni Keagamaan Kristen serta Penjelasan tentang VMTS

Kegiatan Orientasi Pengenalan Akademik Kampus (OPAK) Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK) IAKN Palangka Raya dilaksanakan pada 11–12 Agustus 2026 bertempat di Ruang Laboratorium Bahasa IAKN Palangka Raya. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan fakultas beserta jajarannya, panitia, serta mahasiswa baru peserta OPAK.

Kegiatan diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian renungan oleh Dr. Agus Budi Handoko, S.Th., M.Sn. Ibadah menjadi bagian awal kegiatan sebagai bentuk penguatan spiritual dan refleksi bagi mahasiswa baru sebelum mengikuti rangkaian OPAK.

Selanjutnya, laporan Ketua Panitia disampaikan oleh Frisca Aries Br. Lumban Tobing, S.Pd., M.Sn. Dalam laporannya disampaikan bahwa OPAK FSKK diikuti oleh 13 mahasiswa baru, yang terdiri dari 9 mahasiswa Program Studi Musik Gereja (Muger) dan 4 mahasiswa Program Studi Seni Pertunjukan Keagamaan (SPK). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian OPAK IAKN Palangka Raya dan wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru.

Mengusung tema “Ars Sacra: Menggali Estetika Keilahian, Merawat Tradisi, dan Mewujudkan Kreativitas Seni”, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik FSKK sekaligus memulai proses bertumbuh dan belajar bersama di fakultas.

Dalam laporannya, Frisca Aries Br. Lumban Tobing, S.Pd., M.Sn. juga menyampaikan bahwa mahasiswa akan diperkenalkan dengan karakteristik perkuliahan di FSKK yang lebih banyak menekankan praktik dibandingkan teori. Mahasiswa juga diberikan gambaran mengenai prospek lulusan FSKK yang dapat berkarier sebagai guru, praktisi seni, wirausaha di bidang seni seperti membuka sanggar atau memberikan les, maupun menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Selain itu, mahasiswa baru diingatkan mengenai pentingnya manajemen waktu dalam menyeimbangkan perkuliahan dengan pekerjaan. Mahasiswa diharapkan dapat memprioritaskan perkuliahan dan mengikuti seluruh proses akademik dengan sungguh-sungguh.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Dekan Fakultas Seni Keagamaan Kristen, Dr. Berth Penny Pahan, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan permohonan maaf dari Rektor IAKN Palangka Raya yang berhalangan hadir untuk memberikan sambutan dan membuka kegiatan OPAK, sehingga tugas tersebut didelegasikan kepada Dekan FSKK.

Dekan menjelaskan bahwa OPAK merupakan kegiatan orientasi yang bertujuan membantu mahasiswa baru mengenal lingkungan akademik, sistem perkuliahan, kehidupan kemahasiswaan, serta berbagai hal yang berkaitan dengan fakultas dan program studi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami FSKK secara lebih mendalam dan menjadikan proses perkuliahan sebagai ruang untuk terus belajar, bertumbuh, dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Dalam sambutannya, Dekan juga menyampaikan bahwa meskipun FSKK memiliki jumlah mahasiswa yang relatif sedikit, fakultas ini tetap dapat memberikan dampak yang besar melalui karya dan kontribusinya di bidang seni dan keagamaan. OPAK FSKK wajib diikuti oleh mahasiswa baru dan pada akhir kegiatan peserta akan memperoleh e-sertifikat. Dekan turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

Selanjutnya, Dekan FSKK memberikan pengenalan perangkat fakultas serta penjelasan mengenai Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS) FSKK. Pemaparan ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru mengenai struktur dan unsur-unsur yang mendukung penyelenggaraan pendidikan di fakultas, sekaligus memperkenalkan arah pengembangan FSKK dalam bidang seni dan keagamaan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi pertama oleh Elvira, S.Pd., M.Sn. dengan tema “Menghidupkan Sesuatu yang Tidak Terlihat di Atas Panggung”. Materi ini mengajak mahasiswa memahami bahwa seni pertunjukan tidak hanya berkaitan dengan apa yang terlihat di atas panggung, tetapi juga mencakup proses kreatif, ekspresi, makna, dan nilai yang terkandung dalam sebuah karya seni.

Materi kedua disampaikan oleh Dr. Sugiyanto, S.PAK., M.Th. dengan tema “Gereja dan Musik Tradisional”. Materi ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai hubungan antara gereja dan musik tradisional serta bagaimana kekayaan budaya dan tradisi dapat menjadi bagian dari kehidupan dan pelayanan gerejawi.

Dalam rangkaian OPAK ini, mahasiswa baru juga mendapatkan pengenalan Program Studi Musik Gereja (Muger) dan Program Studi Seni Pertunjukan Keagamaan (SPK). Pengenalan tersebut memberikan gambaran mengenai karakteristik masing-masing program studi serta proses akademik yang akan dijalani selama menempuh pendidikan di FSKK. Selain itu, mahasiswa juga diberikan informasi mengenai administrasi fakultas dan berbagai beasiswa yang dapat dimanfaatkan selama menjalani perkuliahan.