Palangka Raya, 22 Desember 2025 — UPT Perpustakaan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan dan tata kelola perpustakaan. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian Instrumen Akreditasi yang dilaksanakan selama dua hari, pada 22–23 Desember 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh pegawai perpustakaan serta pengelola layanan informasi, dengan tujuan memperkuat pemahaman terhadap komponen penilaian akreditasi sekaligus menata bukti-bukti pendukung secara sistematis dan berkelanjutan.
Bimtek dibuka secara khidmat dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars IAKN Palangka Raya, dilanjutkan sambutan Ketua Panitia, sambutan pimpinan institusi, serta doa bersama oleh Sandro. Rangkaian pembukaan ini mencerminkan tekad kolektif seluruh unsur institusi untuk menjadikan perpustakaan sebagai pilar penting dalam peningkatan kualitas akademik.
Ketua Panitia yang juga Kepala UPT Perpustakaan IAKN Palangka Raya, Julidi Lahagu, dalam laporannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari persiapan akreditasi perpustakaan.
“Setelah terakreditasi nanti, masyarakat akan semakin percaya terhadap keberadaan IAKN Palangka Raya. Di sisi lain, perpustakaan juga menjadi penunjang utama kelancaran proses pembelajaran sebagai gudang sumber informasi dan bacaan,” ujarnya.
Sementara itu, mewakili Rektor IAKN Palangka Raya, Wakil Rektor I Prasetiawati dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan menegaskan bahwa perpustakaan merupakan unit yang berdiri kokoh dan strategis di antara lembaga-lembaga lain yang sedang diupayakan untuk terakreditasi.
“Sebagai bentuk dukungan, sepanjang tahun ini kami melakukan pendampingan, telah melakukan submit, dan menargetkan akreditasi untuk Perpustakaan IAKN Palangka Raya. Bahkan Rektor telah memberikan nama resmi melalui SK, yaitu Perpustakaan Betang Pambelum,” ungkapnya.
Prasetiawati juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi perubahan regulasi serta berharap bimbingan teknis ini membawa dampak positif bagi pengelolaan perpustakaan ke depan.
“Kita harus siap menerima setiap regulasi yang ada. Melalui bimbingan teknis ini, kiranya kita memperoleh pencerahan sekaligus semangat baru bagi UPT Perpustakaan IAKN Palangka Raya yang kini kita kenal sebagai Betang Pambelum,” pesannya.
Pada hari pertama, materi difokuskan pada komponen koleksi perpustakaan, sarana dan prasarana, serta pelayanan, yang menjadi tulang punggung perpustakaan modern. Materi disampaikan oleh I Gusti Ayu Ketut Yuni Masriastri, S.E., M.M., yang membimbing peserta memahami standar penilaian serta bukti pendukung yang relevan.
Selanjutnya dihari kedua menitikberatkan pada aspek tenaga perpustakaan, penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan, serta strategi praktis pengisian instrumen akreditasi. Materi disampaikan oleh Arizal, S.I.Pust., M.I.Kom., dengan pendekatan aplikatif yang membantu peserta menyusun instrumen secara tepat dan akurat.
Melalui kegiatan ini, Perpustakaan IAKN Palangka Raya meneguhkan perannya sebagai pusat literasi, sumber pengetahuan, dan penopang utama Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan semangat Betang Pambelum, perpustakaan diharapkan terus bertumbuh sebagai ruang belajar yang hidup, terpercaya, dan berdaya saing untuk masa depan institusi.
Humas 22/12/2025
🖌🖥Flo📷🗞Edw
