Semarak World Dance Day 2026, SPK IAKN Palangka Raya Angkat Tema “Gerak Jiwa, Kisah Semesta”

Palangka Raya, 30 April 2026 — Program Studi Seni Pertunjukan Keagamaan (SPK), Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK) IAKN Palangka Raya sukses menggelar peringatan World Dance Day pada 29 April 2026 di Gedung Serba Guna IAKN Palangka Raya. Mengusung tema “Gerak Jiwa, Kisah Semesta”, kegiatan ini menjadi wadah ekspresi seni yang menggabungkan nilai spiritual, budaya, dan kreativitas generasi muda.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Program Studi Seni Pertunjukan Keagamaan dengan dukungan penuh dari Koordinator Program Studi, Frisca Aris Lumban Tobing, S.Pd., M.Sn. Sementara itu, Elvira, S.Pd., M.Sn. dipercaya sebagai ketua panitia yang memimpin jalannya kegiatan hingga terlaksana dengan baik dan meriah.

Beragam penampilan tari ditampilkan oleh para peserta yang berasal dari berbagai kalangan, di antaranya mahasiswa Prodi SPK, Sanggar Seni Balanga Tingang, Sanggar Seni Lunuk Ramba, Sanggar Seni Kahanjak Huang, Sanggar Seni Betang Batarung, Sanggar Marajaki, serta siswa SMA Muhammadiyah Palangka Raya. Kolaborasi lintas komunitas ini menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat makna dan pesan budaya.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Elvira menyampaikan harapan mendalam agar kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat berkesenian yang berkelanjutan.

“Selama kita masih bisa bergerak, kita masih bisa berkarya. Selama kita masih berani tampil, kita masih punya cerita untuk dunia. Dan selama kita tidak berhenti mencintai seni, maka seni akan selalu menemukan jalannya melalui kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor IAKN Palangka Raya dalam sambutannya menegaskan bahwa seni merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia. “Siapapun memiliki seni dalam hidupnya meskipun bukan menjadi pelaku seni, penikmat seni pun menjadi bagian juga. Seni adalah bahasa jiwa, ekspresi iman, identitas budaya, dan sarana komunikasi yang melampaui kata-kata,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh civitas akademika untuk terus mengembangkan kreativitas dan keberanian dalam berekspresi melalui seni.

“Melalui peringatan Hari Tari Sedunia ini, saya mengajak seluruh mahasiswa dan civitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani mengekspresikan nilai-nilai kebaikan melalui seni. Jadikan seni sebagai jembatan persatuan, sebagai sarana memperkuat identitas budaya, dan sebagai wujud nyata kontribusi kita bagi bangsa dan kemanusiaan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, World Dance Day 2026 di IAKN Palangka Raya tidak hanya menjadi ajang perayaan seni tari, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran seni sebagai media ekspresi, pemersatu, serta sarana penyampaian nilai-nilai kehidupan di tengah masyarakat.