Palangka Raya, 24 November 2025 — Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya menggelar Seminar Nasional pada Senin, 24 November 2025 di Hotel Best Western Batang Garing Palangka Raya. Kegiatan ini menjadi momentum penting karena merupakan seminar nasional pertama yang diselenggarakan oleh FSKK, dengan mengangkat tema besar “Menghadapi Paradigma Baru: Tantangan dan Peluang Musik serta Seni Pertunjukan dalam Era Kecerdasan Buatan.”
Acara dibuka dengan laporan panitia oleh Ketua Panitia, Merilyn, M.Th. Dalam laporannya, ia menegaskan urgensi seminar ini yang hadir di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, AI telah mengubah lanskap seni musik dan seni pertunjukan secara signifikan.
Ia menyampaikan bahwa di satu sisi, AI mempermudah proses kreasi, mempercepat pembuatan karya, dan bahkan mampu menghasilkan atau memodifikasi karya seni secara otomatis. Namun di sisi lain, terdapat kekhawatiran mengenai berkurangnya peran manusia dalam proses kreatif dan menurunnya orisinalitas karya seni.
“Karena itu, seminar ini sangat penting untuk memahami bagaimana para pelaku seni dapat menghadapi perubahan tersebut, memanfaatkan peluang yang ada, serta mampu beradaptasi dalam paradigma baru ini,” ungkapnya.
Setelah laporan panitia, acara dilanjutkan dengan sambutan, arahan, sekaligus pembukaan resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Lembaga, dan Kerjasama IAKN Palangka Raya, Dr. Prasetiawati, M.Th.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa IAKN Palangka Raya pada tahun ini berhasil menyelesaikan sejumlah program penting di berbagai fakultas. Beliau juga mewakili Rektor yang berhalangan hadir, dengan menyampaikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap pelaksanaan seminar nasional ini. Seminar tersebut diharapkan menjadi ruang akademik yang produktif dalam merespons perubahan zaman yang ditandai oleh hadirnya teknologi AI dalam dunia seni.
Memasuki sesi pemaparan materi, Sesi 1 menghadirkan narasumber Ni Made Haryati, S.Sn., M.Sn. dengan tema “Mempersiapkan Generasi Seni Adaptif: Tantangan dan Peluang di Era AI.” Dalam paparannya, ia menekankan perlunya pengembangan kompetensi generasi muda seni agar mampu mengikuti perubahan teknologi tanpa kehilangan esensi kreatif manusia.
Sesi 2 dilanjutkan oleh narasumber Jost Dklar Saragih, S.Sn., M.Pd. yang membawakan materi bertema “Membangun Integritas dan Orisinalitas Musik di Tengah Kemajuan AI.” Ia menyoroti pentingnya mempertahankan nilai artistik dan identitas kreatif di tengah kemudahan yang ditawarkan kecerdasan buatan dalam produksi musik modern.
Kegiatan seminar nasional kemudian ditutup secara resmi oleh Dekan FSKK, Dr. Berth Penny Pahan, S.Pd., M.Pd. Beliau mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat serta berharap hasil diskusi dan pemaparan dapat menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan seni yang adaptif dan tetap berkarakter di era kecerdasan buatan.
Humas 24/11/2025
🖌🖥📷🗞Alod
