Palangka Raya, 15 Desember 2025 — Dalam suasana penuh sukacita Natal, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya menyelenggarakan Seminar Pembinaan Karakter Tahun 2025 pada Senin, 15 Desember 2025, bertempat di Gedung Serbaguna IAKN Palangka Raya, pukul 15.00–20.00 WIB. Kegiatan ini mengusung tema “Pembinaan Karakter Penguatan Nilai-Nilai Kristiani bagi Peningkatan Kinerja SDM Menuju Indonesia Emas di IAKN Palangka Raya,” sebagai wujud komitmen kampus dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan berdaya saing.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta yang dikoordinasikan oleh Sekretaris dan Sekretariat panitia, dilanjutkan pembukaan yang dipandu pembawa acara. Suasana khidmat terasa saat seluruh hadirin menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars IAKN Palangka Raya dengan dirigen Dini Wahyudi.
Pada sesi pembukaan, Ketua Panitia Pembinaan Karakter IAKN Palangka Raya Tahun 2025, Ellysa Juang Agusti, yang juga Koordinator Program Studi Pendidikan Musik Gereja, menyampaikan bahwa seminar ini menjadi momentum reflektif untuk memaknai Natal secara mendalam. “Melalui Seminar Pembinaan Karakter ini, civitas akademika IAKN Palangka Raya diajak memaknai sukacita Natal dengan membangun karakter Kristiani yang berakar dari pembaruan diri dan diwujudkan dalam kebersamaan, guna memperkuat kinerja SDM menuju Indonesia Emas,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian dibuka secara resmi melalui sambutan Rektor IAKN Palangka Raya yang diwakili oleh Wakil Rektor I, Prasetiawati. Dalam sambutannya ditegaskan bahwa penguatan nilai-nilai Kristiani bukan hanya menjadi fondasi iman, tetapi juga pedoman etos kerja dan pelayanan. “Tujuan seminar ini adalah agar civitas akademika mampu mengimplementasikan nilai-nilai Kristiani dalam kinerja (SKP) serta meneguhkan kesiapan IAKN Palangka Raya menjadi bagian dari terwujudnya Indonesia Emas 2045,” paparnya.
Rangkaian inti kegiatan diawali dengan ibadah pembuka yang sarat makna, meliputi liturgi, penampilan teaterikal berjudul “Ambang Kesunyian Kasih” oleh Program Studi Seni Pertunjukan Keagamaan, serta penyalaan lilin yang diiringi lagu “Malam Kudus.” Penyalaan lilin dilakukan secara simbolis oleh pimpinan dan perwakilan sivitas akademika, mulai dari para Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, pimpinan lembaga dan UPT, pendeta pelayan, Ketua Panitia, perwakilan pensiunan, mahasiswa, hingga UKM—menjadi lambang terang Kristus yang menyatukan seluruh keluarga besar IAKN Palangka Raya.
Refleksi Natal disampaikan melalui renungan oleh Pdt. Simpon F. Lion, Ketua Majelis Sinode GKE, yang mengajak seluruh hadirin meneladani kasih Kristus sebagai dasar pembentukan karakter, pelayanan yang tulus, serta tanggung jawab bersama dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Kegiatan semakin semarak dengan berbagai persembahan pujian dari dosen dan pegawai, mahasiswa, anak-anak, hingga siswa SMA.
Pada sesi akhir, panitia menyerahkan bingkisan kepada pendeta, tenaga outsourcing, dan PPNPN sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan, dilanjutkan pembagian doorprize, penampilan hiburan, doa penutup, serta makan bersama.
Seluruh peserta dan panitia mengenakan dresscode bernuansa merah, hijau, dan emas, melambangkan sukacita Natal, pengharapan, dan kemuliaan kasih Allah. Melalui seminar ini, IAKN Palangka Raya meneguhkan pesan Natal bahwa kehadiran Kristus bukan hanya dirayakan, tetapi dihidupi—membentuk karakter dari dalam diri, menguatkan kebersamaan, serta menggerakkan pelayanan dan kinerja yang berdampak bagi gereja, masyarakat, dan bangsa menuju Indonesia Emas.
Humas 15/12/2025
🖌🖥Flo📷Depi🗞Edw

