Palangka Raya, 23 April 2026 – Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Kalimantan I, Octavianus Sihaan, melakukan kunjungan langsung ke Rumah Susun (Rusun) mahasiswa IAKN Palangka Raya Rabu, 22 April 2026 yang telah selesai dibangun dan kini dimanfaatkan sebagai hunian mahasiswa. Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau kondisi bangunan, fasilitas, serta memastikan pemanfaatan rusun berjalan optimal dalam mendukung kebutuhan tempat tinggal di lingkungan kampus.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BP3KP Kalimantan I didampingi oleh Yuli Kristina selaku Kepala Satuan Kerja PKP Provinsi Kalimantan Tengah, Alwin Fahreza selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Susun dan Rumah Khusus Provinsi Kalimantan Tengah, serta tim penyedia jasa. Rombongan meninjau sejumlah fasilitas rusun sekaligus berdialog terkait pemeliharaan dan keberlanjutan pemanfaatan bangunan.
Monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan hunian yang layak, nyaman, dan fungsional bagi civitas akademika. Selain memastikan kualitas bangunan, kegiatan ini juga difokuskan pada kesiapan rusun menjelang rencana serah terima yang dijadwalkan pada 29 Mei 2026.
Sebagai informasi, pembangunan Rumah Susun mahasiswa IAKN Palangka Raya dilaksanakan melalui skema kontrak multi-years dan telah melalui tahap peninjauan pengerjaan sejak November 2025. Rusunawa ini dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai upaya menyediakan hunian representatif bagi mahasiswa, dengan tipe bangunan tiga lantai yang dilengkapi fasilitas pendukung yang memadai.
Pihak IAKN Palangka Raya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan pemerintah dalam penyediaan fasilitas pendukung tersebut. Kehadiran rusun mahasiswa ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan serta menunjang proses belajar mahasiswa, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan kampus.
Melalui kunjungan ini, diharapkan pemanfaatan rusun dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan, serta menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendukung kesejahteraan mahasiswa.


