PALANGKA RAYA – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya kembali melaksanakan rutinitas pembinaan kerohanian melalui Ibadah Kampus pada Senin, 14 September 2026. Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) IAKN Palangka Raya, ibadah yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh segenap unsur pimpinan, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan para mahasiswa.
Tampil sebagai pelayan firman atau pengkhotbah pada ibadah kali ini adalah Citra Dewi, M.Th. Mengusung tema inspiratif, “Kemarin adalah kenangan, hari ini adalah kenyataan dan besok adalah harapan,” khotbah didasarkan pada pembacaan firman Tuhan dari Kitab Yesaya 43:18-19.
Dalam pemaparannya, Citra Dewi, M.Th., mengupas tuntas tentang relasi manusia dengan waktu dan bagaimana seharusnya umat Tuhan menyikapinya. Beliau membagi dimensi waktu menjadi tiga bagian penting:
1. *Hari Kemarin:* Sebagai masa lalu dan cerita yang cukup dijadikan pembelajaran.
2. *Hari Ini:* Sebagai realitas yang harus dihadapi dengan kesadaran penuh.
3. *Hari Esok:* Sebagai harapan akan kemungkinan yang lebih baik, di mana selalu ada sesuatu yang baru dari Tuhan.
Melalui nas Yesaya 43:18-19, pengkhotbah mengingatkan jemaat melalui firman-Nya: “Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru…”. Citra Dewi, M.Th. menganalogikan pesan ini dengan sejarah perjalanan bangsa Israel saat keluar dari tanah Mesir. Ia mengingatkan kembali bagaimana Tuhan memimpin bangsa Israel melewati padang gurun menuju tanah perjanjian, sebuah perjalanan yang tampaknya mustahil, namun Tuhan membuktikan kuasa-Nya dengan membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.
Pesan rohani ini ditekankan agar seluruh civitas akademika IAKN Palangka Raya tidak terus terbelenggu atau tenggelam dalam kegagalan maupun masa lalu. Sebaliknya, umat diajak untuk fokus menjalani kenyataan masa kini (hari ini) dan menaruh harapan penuh pada penyertaan Tuhan untuk masa depan (hari esok) yang penuh dengan pemulihan dan hal-hal baru.
Ibadah Senin pagi ini diharapkan dapat memberikan suntikan semangat baru bagi para pimpinan, dosen, staf, hingga mahasiswa untuk menjalani aktivitas akademik dan pelayanan sepekan ke depan dengan penuh optimisme dan iman yang kokoh.


