Palangka raya, 4 Agustus 2026 — Penguatan pelayanan publik, transformasi komunikasi digital, serta penguatan semangat kebangsaan menjadi fokus arahan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., kepada seluruh jajaran Kementerian Agama dalam Breakfast Meeting yang digelar secara hybrid melalui Zoom Meeting, Selasa (4/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti Rektor IAKN Palangka Raya,Prof. Telhalia, M.Th.,D.Th dan Seluruh Jajaran Pimpinan di lingkungan IAKN Palangka Raya.
Pertemuan yang dimulai pukul 06.00 WIB itu dihadiri Tim Penasihat Ahli Menteri Agama, para rektor dan ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, hingga Kepala Balai Diklat Keagamaan dan Balai Litbang Agama se-Indonesia. Forum tersebut menjadi ruang koordinasi nasional untuk menyamakan arah kebijakan sekaligus memperkuat langkah bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar menegaskan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan berbagai program dan capaian institusi kepada masyarakat. Menurutnya, publikasi yang dilakukan secara aktif melalui media digital merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperluas jangkauan informasi mengenai pelayanan Kementerian Agama.
Selain itu, Menteri Agama mengingatkan agar seluruh ASN Kementerian Agama senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, bersikap dewasa, serta memberikan pelayanan yang adil tanpa membedakan latar belakang agama maupun keyakinan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama harus menjadi teladan dalam merawat kerukunan, memperkuat toleransi, dan menghadirkan pelayanan publik yang inklusif.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama juga mendorong seluruh jajaran untuk memperluas ruang partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Di sisi lain, setiap satuan kerja diminta mengoptimalkan pelaksanaan program dan serapan anggaran agar seluruh kebijakan pemerintah dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar turut menginstruksikan seluruh jajaran Kementerian Agama untuk menyemarakkan peringatan kemerdekaan melalui pelaksanaan istighatsah pada malam 17 Agustus, pemasangan bendera Merah Putih dan umbul-umbul, penghijauan lingkungan kantor dengan nuansa kebangsaan, menghidupkan kembali perlombaan tradisional, serta melaksanakan kerja bakti di rumah ibadah maupun fasilitas umum sebagai wujud penguatan semangat gotong royong dan nasionalisme.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Prof. Dr. Kamaruddin Amin, M.A., menekankan pentingnya publikasi capaian kinerja Kementerian Agama secara terukur kepada masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa Surat Edaran mengenai pelaksanaan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Agama tengah dipersiapkan sebagai pedoman bagi seluruh satuan kerja.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Rektor IAKN Palangka Raya, Prof Telhalia, menyatakan komitmennya untuk mengimplementasikan seluruh kebijakan Menteri Agama melalui penguatan publikasi program, peningkatan kualitas pelayanan kepada penerima manfaat, pengembangan kolaborasi lintas sektor, serta menyukseskan rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya. Menurutnya, sinergi yang kuat antara kebijakan nasional dan pelaksanaan di daerah menjadi kunci menghadirkan pelayanan pendidikan keagamaan yang semakin profesional, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat.

