Ibadah Senin IAKN Palangka Raya Ajak Sivitas Akademika Mengubah Tantangan Menjadi Peluang

Palangka Raya, 24 Agustus 2026 – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya kembali melaksanakan Ibadah Senin sebagai bagian dari pembinaan kerohanian rutin bagi sivitas akademika. Ibadah yang berlangsung pada Senin (24/8/2026) ini diikuti oleh unsur pimpinan, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan mahasiswa di lingkungan IAKN Palangka Raya.

Renungan Firman Tuhan disampaikan oleh Citra Dewi, M.Th., berdasarkan Kisah Para Rasul 2:12–13 dengan tema “Melawan Haters”. Dalam renungannya, ia menjelaskan bahwa istilah haters merupakan istilah yang akrab digunakan pada era digital untuk menggambarkan orang-orang yang memberikan respons atau komentar negatif terhadap orang lain.

Melalui kisah para rasul, Citra Dewi mengajak sivitas akademika untuk memiliki sikap yang benar dalam menghadapi kritik, penolakan, maupun tantangan. Menurutnya, Firman Tuhan mengajarkan bahwa setiap tantangan dapat menjadi kesempatan untuk menunjukkan iman dan karya nyata.

Ia menyampaikan tiga langkah dalam “melawan haters” berdasarkan nas Firman Tuhan. Pertama, mengambil kesempatan. Petrus tidak menghabiskan waktu melawan orang-orang yang meragukannya, tetapi menjadikan situasi tersebut sebagai kesempatan untuk memberitakan Firman Tuhan. Kedua, bertekun. Para rasul tetap setia menjalankan panggilan mereka tanpa menyerah, sehingga pelayanan terus bertumbuh dan semakin banyak orang percaya. Ketiga, memberi bukti, bukan mencari validasi. Kesaksian hidup ditunjukkan melalui karya, pengajaran, pelayanan, penyembuhan, dan tindakan nyata yang membawa dampak bagi sesama.

Dalam penutup renungannya, Citra Dewi mengajak seluruh sivitas akademika untuk memandang setiap tantangan sebagai peluang untuk bertumbuh.

“Di setiap tantangan selalu ada peluang. Jangan biarkan tantangan mengalahkan kita, tetapi jadikan tantangan sebagai kesempatan untuk berkarya, melayani, dan menjadi berkat bagi orang lain.”

Pelaksanaan Ibadah Senin ini sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter, moderasi beragama, dan pengembangan sumber daya manusia yang berintegritas. Nilai-nilai ketekunan, pelayanan, dan kasih menjadi fondasi penting dalam membangun budaya akademik yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada pengabdian.

Melalui pembinaan kerohanian yang dilaksanakan secara rutin, IAKN Palangka Raya terus berkomitmen membentuk sivitas akademika yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik, tetapi juga memiliki karakter Kristiani yang tangguh, bijaksana, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan iman, integritas, dan semangat melayani.