PALANGKA RAYA — Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya menyelenggarakan Workshop Research and Development (R&D) di Aula Pascasarjana IAKN Palangka Raya, Kamis (29/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini diikuti oleh 160 peserta dari berbagai perguruan tinggi keagamaan Kristen, termasuk mahasiswa program magister (S2) dan doktor (S3) IAKN Palangka Raya.
Kegiatan dibuka oleh Direktur Pascasarjana IAKN Palangka Raya, Prof. Dr. Maidiantius Tanyid, M.Th. Pembukaan ini menandai dimulainya kegiatan akademik yang berfokus pada penguatan kapasitas penelitian dan pengembangan di kalangan mahasiswa pascasarjana.
Workshop ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Ivan Thorstein Johannis Weismann dan Prof. Dr. Jackson Pasini Mairing, S.Si., M.Pd. Kehadiran kedua narasumber diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta mengenai pendekatan penelitian dan pengembangan, khususnya dalam penyusunan tesis dan disertasi yang berkualitas.
Ketua Panitia, Dr. Agus Surya, M.Th., menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas akademik dan kompetensi mahasiswa S2 dan S3, terutama dalam menerapkan pendekatan Research and Development dalam penelitian. Penguasaan metodologi penelitian menjadi bekal penting bagi mahasiswa pascasarjana untuk menghasilkan karya ilmiah yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan metodologis peserta, tetapi juga mendorong lahirnya penelitian tesis dan disertasi yang sistematis, relevan, inovatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan demikian, penelitian yang dihasilkan tidak hanya memenuhi tuntutan akademik, tetapi juga menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan di bidang pendidikan, keagamaan, dan sosial.
Pelaksanaan workshop secara hybrid turut membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi peserta dari berbagai perguruan tinggi. Pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan akademik ini juga menjadi langkah untuk memperkuat jejaring keilmuan dan mendorong pertukaran pengetahuan antarkampus.
Kegiatan ini sejalan dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan keagamaan, penguatan sumber daya manusia yang unggul, serta transformasi digital. Pengembangan kompetensi penelitian menjadi bagian penting dalam membangun budaya akademik yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi keagamaan.
Melalui workshop R&D ini, Pascasarjana IAKN Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan budaya riset dan pengembangan ilmu pengetahuan. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi mahasiswa S2 dan S3 untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, memiliki kebaruan, serta memberikan manfaat bagi gereja, masyarakat, dan pembangunan bangsa.

